Aturan penjumlahan
Jika satu pilihan dapat dilakukan dengan cara A atau cara B dan kedua kelompok pilihan tidak tumpang tindih, jumlah cara adalah banyak cara A ditambah banyak cara B.
Aturan perkalian
Jika proses terdiri dari beberapa tahap berurutan, dan setiap tahap memiliki sejumlah pilihan yang tetap untuk setiap pilihan sebelumnya, banyak cara total adalah hasil perkalian banyak pilihan tiap tahap. Contoh: 3 baju dan 2 celana menghasilkan 3×2=6 pasangan.
Permutasi dan kombinasi
Permutasi memperhatikan urutan. Memilih ketua lalu wakil dari 5 orang memiliki 5×4=20 cara. Kombinasi tidak memperhatikan urutan. Memilih 2 orang dari 5 untuk satu tim memiliki 5×4/2=10 cara.
Barisan dan peluang
Barisan aritmetika memiliki beda tetap, misalnya 3,7,11,15. Barisan geometri memiliki rasio tetap, misalnya 2,6,18,54. Peluang kejadian pada ruang sampel setara dihitung sebagai banyak hasil yang diinginkan dibagi banyak semua hasil.